22.20

Tak Mau Kalah dari Kemendiknas Menteri SDA Kaji Madrasah Gratis

RMOL. Berbekal anggaran pendidikan yang diterima Kementerian Agama (Kemenag) senilai Rp 27 triliun tahun ini, Menteri Agama Suryadharma Ali (SDA) sedang mengkaji pendidikan madrasah gratis baik swasta maupun negeri.

Tak mau kalah oleh Kemen­te­rian Pendidikan Nasional (Ke­­mendiknas), target Ke­me­nag ini bisa terlaksana mes­ki hanya be­rapa persen ma­dra­sah yang men­­jalankan pen­di­dikan gratis.

“Ya, kajiannya masih dila­ku­kan dan tidak menutup ke­mung­kinan madrasah gratis dapat ter­laksana di tahun ajaran baru ini,” ujar Me­nag Suryadharma Ali se­telah rapat Koordinasi Ke­se­jah­teraan Rakyat di Ke­men­terian Ko­ordinasi Kese­jah­teraan Rakyat (Kemenko­kesra), baru-baru ini.

Menteri asal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu men­je­laskan, institusi di bawahnya yang berhak mendapat “per­cikan” anggaran pendidikan itu cukup banyak.

Jumlahnya mencapai 4.500 lembaga pendidikan, terdiri dari madrasah ibtidaiyah, aliyah, Uni­versitas Islam Negeri (UIN), se­kolah Kristen, Budha dan lainnya.

Dari anggaran Rp 27 triliun itu, kata Menag, yang dikelola pusat cuma senilai Rp 1 triliun. Se­dang­kan senilai Rp 26 triliun disa­lurkan ke setiap daerah.

Dana sebesar itu untuk gaji gu­ru, kesejahteraan guru dan ser­tifikasi guru, tunjangan-tun­ja­ngan guru di daerah terpencil, per­batasan dan pembangunan sarana dan prasarana.

Sekolah berbasis agama, yaitu madrasah yang ada di masyarakat hampir 91,8 persen dimiliki swas­ta. Dengan kata lain, se­besar itu pula yang masih belum terja­min biaya pendidikannya.

Untuk meningkatkan kualitas pendidikan agama di daerah, Menag mengklaim telah ber­ko­ordinasi dengan kepala daerah, baik gubernur maupun bupati/wa­likota. Menyinggung soal ke­sejahteraan guru madrasah di daerah, Menag mengakui bahwa ada banyak honor guru yang dibayar di bawah Rp 500 ribu.

Dalam rapat yang dipimpin Men­­kokesra Agung Laksono itu hadir Mendiknas Muhammad Nuh, Menteri Peru­mahan Rakyat Soeharso Mo­noarfa, Menpora Andi Mala­rangeng, Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik, Men­teri Kesehatan En­dang Rahayu Sedyaningsih serta Menteri Pemberdayaan Pe­rem­puan dan Perlindungan Anak Lin­­da Amalia Sari Gu­melar. [RM]

sumber : http://ekbis.rakyatmerdeka.co.id/news.php?id=14583

Post Terbaru

Indeks Artikel...

Langganan via Email

Alamat email Anda: