15.12
CAIR Tuntut Peniruan Nama Blogger Anti-Muslim
Ditampilkan oleh
Septa Anis | Minggu, 09 Januari 2011 |
Daud Walid, Direktur Eksekutif Dewan Hubungan Amerika-Islam Michigan, mengatakan, kelompoknya mengajukan sebuah tuntutan hukum federal pekan ini terhadap Debbie Schlussel menuduhkan bahwa ia secara ilegal menggunakan nama kelompok tersebut dan telah menciptakan situs cairmichigan.com. Website organisasi Walid adalah cairmichigan.org.
"Saya bukan seorang jaksa, namun saya benar-benar tahu bahwa ini adalah sebuah pelanggaran hukum merek dagang dengan membajak nama dari sebuah organisasi," kata Walid.
"CAIR adalah salah satu dari organaisasi Muslim yang paling dapat dilihat di negara AS ini. Saya tidak dapat berbicara secara langsung mengenai motivasi-motivasinya namun menurut pendapat kami, Debbie Schlussel adalah seseorang yang sangat tidak toleran … seorang fanatik anti-Muslim, anti-Arab yang terkenal."
Schlussel, seorang jaksa Southfield, berpendapat bahwa CAIR Michigan mengabaikan nama tersebut enam tahun yang lalu dan kliennya yang tidak disebutkan mengambilnya dan ingin wanita tersebut menjadi direktur eksekutif dari website tersebut.
"Saya tidak membingungkan siapapun," kata Shlussel. Hanya adala satu-satunya CAIR Michigan Inc. dan itupun didaftarkan oleh saya."
Walid mengatakan bahwa Dewan Hubungan Amerika-Islam (Council on American-Islamic Relation – CAIR) memiliki sebuah merek dagang yang dikenali.
"Posisinya bahwa ia memiliki hak untuk membajak nama dari organisasi Islami yang paling dapat dilihat di Amerika dan di negara bagian Michigan melebihi batas menggelikan," Walid mengatakan.
Sebuah sidang dengar pendapat atas tuntutan tersebut adalah pada jam pagi, Jum'at (7/1) waktu setempat dihadapan Hakim Distrik AS, Avern Cohn.
Schlussel adalah seorang komentator konservatif yang sering menulis artikel opini editorial dan mengasuh sebuah blog populer yang sering menghujat para pemimpin Islam. Ia mengatakan bahwa ia tidak berprasangka buruk terhadap Muslim namun berbicara menentang elemen "golongan pinggir" dari Islam.
Ia sering merujuk pada Detroit sebagai "Detroitistan" dan telah menimbulkan kontroversi untuk apa yang kelompok pengawas liberal, Media Matters sebut dengan "pandangan-pandangan "sayap kanan, anti-Muslim". Di antaranya, Schlussel mengkritisi penobatan Rima Fakih yang asli Dearborn sebagai Miss USA dan menuduh Departemen Luar Negeri AS dari taktik "Islamo-Nazi" untuk yang seharusnya menghalangi para pegawai dari situsnya. (ppt/dn)
sumber : suaramedia.com