10.44
Kartunis Nabi Menyesal Telah Memicu Kemarahan Muslim
Ditampilkan oleh
Septa Anis | Selasa, 16 November 2010 |
| Kurt Westergaard |
Otobiografi ini juga memuat versi baru dari kartun nabi tersebut, salah satu dari 12 kartun yang dipublikasikan oleh sebuah koran Denmark pada 2005 yang memicu kerusuhan dan kematian setidaknya 50 orang di Timur Tengah, Afrika, dan Asia, setelah kaum muslim berdemonstrasi mengecam kartun itu.
"Sensor-diri itu bahaya karena Anda tak bisa melihatnya. Itu tidak sebirokratis seperti yang ada dalam pikiran orang-orang," kata Westergaard (75) kepada Reuters, seraya menambahkan bahwa buku barunya itu diunjukkan sebagai mempertahankan kebebasan berbicara.
Pada Januari, Westergaard selamat dari serangan orang berkapak yang diduga ada kaitannya dengan Alqaidah. Kendati begitu, dia mengaku tidak menyesal telah mempublikasikan kartun itu. "Kartun itu menyumbangkan awal bagi debat penting tentang kebebasan berbicara. Itu menimbulkan friksi antara Muslim dan kultur demokratik kristen Barat, dan ini perlu terus kita lewati. Namun ini seharusnya terjadi secara damai."
Buku baru Westergaard berjudul The Man Behind The Lines salah satunya berisi satu kartun yang menggambarkan sang kartunis mengelak dari kartun yang dibuatnya pada 2005 dan memperlihatkan dia dengan sebuah bom di atas kepalanya.
sumber : http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-mancanegara/10/11/16/147009-kartunis-nabi-menyesal-telah-memicu-kemarahan-muslim